Hunting Foto Seminar Berdasarkan List Agenda

Penjelasan lanjutan tentang photografer dalam seminar kali ini penulis mencoba bentuk penjelasan lebih spesifik melalui sebuah tabulasi pemetaan konsep seorang photografer dalam kegiatan seminar. Adapun postingan kali ini menyajikan teknis rumit yang mungkin berbeda, mungkin tulisan ini untuk pemula saja, bagi yang sudah profesional saya kira tidak dibutuhkan.

Berikut ini beberapa list agenda dan hunting foto yang sesuai susunan acara berikut:

NoAgendaAngle CameraPenjelasanKuntitas Hasil Foto
1.Pembukaan oleh MCMedium Shoot dan Long ShootMS menyorot MC yang sedang berbicara dan LS untuk menyorot para peserta dari kejauhan sehingga semua peserta dan suasana ruangan terlihat.1 foto MC type MS2 foto suasana kegiatan type LS
2.Pembacaan Ayat Suci Al-QuranMedium Shoot dan Long ShootMS untuk menyorot yang pembaca Al-Quran dan LS untuk menampilkan suasana pembacaan biasanya dari belakang menampilkan pembaca Quran terlihat didepan.1 foto Pembaca Quran type MS1 foto peserta type LS dari depan sehingga nampak peserta1 foto para pimpinan dan narasumber type LS atau MS1 foto para undangan type LS
3.DoaMedium Shoot dan Long ShootMS untuk menyorat siapa yang mendoa serta LS untuk menyorot para peserta dan undangan yang mengangkat tangan serta unsur pimpinan.1 foto Pembaca Doa type MS1 foto peserta type LS dari depan sehingga nampak peserta yang sedang menegadahkan tangan1 foto para pimpinan dan narasumber sedang berdoa type LS atau MS1 foto para undangan yang sedang berdoa type LS
4.Menyanyikan Lagu Kebangsaan/Mars/Hyme atau lagi khususMedium Shoot dan Long ShootMS untuk menyorot Direjen, pimpinan dan undangan dari acara, dan LS untuk para peserta yang biasaya berdiri.1 foto dirigen yang berdiri dan sedang memandu type MS1 foto para peserta dan undangan type LS1 foto unsur pimpinan type MS
5.Sambutan-Sambuatan Laporan Ketua PanitiaPembukaan resmi oleh PimpinanDsb.  Medium Shoot atau Close UpMS untuk menyorot yang memberikan sambutan, baik di podium atau di tempat duduknya.Foto MS atau type CU sesuai dengan jumlah yang memberikan sambutan. Kedua shoot ini bisa disesuaikan. Sarannya bahwa jika memakai podium sebaiknya nampak tersorot background podium.
6.Agenda Hiburan seperti tari, penampilan seni, menyanyi dan sebagainya.Medium Shoot, Medium Close Up, dan Longshoot.Ketiga model ini adalah dimana dibutuhkan kelihaian photografer. MS, MCU dan LS bisa menyesuaikan sesuai kondisi.Dalam satu penampilan seni/hiburan setidaknya ada 1 foto untuk penampilan hiburan type LS sehingga nampak semua penampilan peserta dan suasana di panggung.1 foto untuk yang tampil di panggung type MS1 foto untuk penampilan panggung yang unik dan memukau.
7.Penutup Acara Pembukaan oleh MCMedium Shoot/Long ShootMS atau LS adalah merupakan alternatif dalam menjelaskan penutupan acara pembukaan yang nantinya akan diambil alih oleh para moderator1 foto untuk MS atau LS yang menampilkan MC yang menutup acara.
8.Acara Foto BersamaMedium Shoot atau Long ShootBiasanya setelah penutupan acara pembukaan MC menyarankan foto bersama para pimpinan dan unsur terkait di panggung. Terkadang muncul di tengah acara, atau terselip di berbagai momen acara. Jadi ada dua model shoot yang digunakan yaitu MS atau LS jika memang terlihat banyak peserta dimana photografer harus mundur agar semua yang difoto nampak tanpa terpotong.Jumlah foto dalam acara ini adalah relevan sesuai dengan permintaan atau kebutuhan saja. Namun minimalnya adalah 1 atau 2 foto saja.
8.Penyampaian Materi Oleh Narasumber Pembukaan dan Perkenalan oleh ModeratorPenyampaian Materi Oleh NarasumberMedium Shoot, Long Shoot, Close UpTeknik pengambilan gambar dalam penyampaian materi ini adalah harus sesuai dengan kebutuhan saja. Maka hal ini sesuai dengan imaginasi photografer atau hal-hal yang dianggap muncul ide kreatif di lapangan. Namun yang biasa digunakan adalah shoot dengan type MS, LS dan CUPenyampaian materi ini setidaknya harus menampilkan 1 foto moderator type MS 1 foto Narasumber type MS 1 foto peserta type LS yang menampilkan narasumber Mungkin bisa juga hasil kreasi dari photografer bisa lebih banyak shoot yang imaginatif.

Itulah beberapa tawaran penulis kali ini semoga bisa menjadi sebuah panduan teknis dalam hunting foto pada kegiatan seminar. Perlu diketahui bahwa hal ini tidak harus menjadi pandungan mutlak. Jadi perlu dipahami oleh para pemula agar bisa lebih mudah saja. Jika ada pertanyaan yang kurang jelas dari penjelasan tersebut bisa disebutkan dalam kolom komentar di bawah ini. Demikian terima kasih.


Baca juga Artikel berikut ini: