Cara Menulis Motivation Letter untuk Mahasiswa

Motivation letter adalah tulisan yang berupa esai dengan banyak hanya sekitar 1 lembar dokumen yang berisi tentang motivasi dalam mengikuti suatu program tertentu, dimana berisi tentang pengenalan diri, tujuan mengikuti, latar belakang pontensi yang dimiliki, serta harapan dalam mengikuti program tersebut dengan hal ini menggambarkan cara kita berpikir, bertindak, dan berbuat untuk yang terbaik dalam program tersebut.

Postingan kali ini admin ingin membagikan contoh motivation letter yang cukup berguna bagi anda mahasiswa yang ingin mengikuti program beasiswa, atau program lainnya. Pelamaran pada suatu program yang biasanya pada universitas mereka menuntut agar tidak hanya mengirimkan Curriculum Vitae saja tetapi ingin mengetahui motif apa yang dimiliki calon tersebut. Biasanya memang ini dimaksudkan pada penerimaan beasiswa di suatu universitas.

Jika motivation letter dalam bahasa indonesia ditulis dengan mengawali tujuan dari motivation tersebut. seperti contoh berikut ini:

  1. Tujuan motivation letter

Kepada Yth.
Pimpinan/Rektor Universitas Murmaruttung (nama universitas)
Di- Alaan Naginjang (nama kota)

Kemudian ada salam pembuka sesuai dengan agama masing-masing. Contoh kalimat-kalimat pada paragraf pertama adalah sebagai berikut:

  1. Salam pembuka dan paragraf yang memukau pembaca

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya percaya bahwa kesempatan baik itu akan datang dan tidak boleh dilewatkan. Ibarat sebuah kapal yang berlayar akan singgah di suatu kota yang indah, tentunya sebagai penumpang kita harus mengambil kesempatan itu. Kesempatan itu harus aya jemput dengan langkah pasti dan kesiapan hati untuk keluar dari rasa nyaman selama ini, menuju dunia tantangan yang sesungguhnya.

Narasi kata ini adalah paragraf pamungkas pertama ketika pembaca memperhatikannya akan tertarik untuk paragraf berikutnya. Paragraf pertama seharusnya memuat pentingnya program yang akan diikuti. Bisa dengan ungkapan-ungkapan kiasan yang menggugah. Nilai filosofi tulisan pada paragraf pertama harus lebih pada konseptual dengan uraian yang jelas dan mudah dipahami.

Paragraf berikutnya adalah lebih menarik dengan narasi yang menceritakan diri secara psikologis dengan mengedepankan ketertarikan diri kepada program yang akan diikuti. Kemudian juga diceritakan tentang konsep diri dalam memahami program tersebut, aktualisasi serta alasan mengikuti program ini dengan berbagai ungkapan yang kiasan, atau narasi yang jelas lugas. Lihat contoh berikut ini:

  1. Menunjukkan ketertarikan dan alasannya

Saya ……….. (nama anda) yang berasal dari …………… (tanah kelahiran, alamat, atau kota), menulis motivasi ini untuk mengekspresikan ketertarikan saya dengan program ………………..(nama program). Saya menyadari banyak hal yang perlu dipelajari, karena ………….pendidikan di tingkat SMA belum cukup untuk bekal hidup di masa depan. Sebagai seorang perempuan di zaman modern ini, bekal ilmu pengetahuan menjadi suatu yang sangat dibutuhkan. (alasan mengapa). Peran perempuan Aceh seperti Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan masih banyak lagi skrikandi yang tercatat dalam sejarah Nasional Indonesia dalam perjuangan melawan penjajah telah menginspirasi saya. ………..(inspirasi atau referensi). Oleh karena itu, tujuan belajar di program (nama prorgam) di mata saya, terutama di era informasi dan teknologi sangat penting dalam membangkitkan potensi, mandiri, kemampuan berkomunikasi dan jiwa entrepreneur.

Selanjutnya pada paragraf berikutnya, silahkan ceritakan keadaan diri, kebutuhan terhadap program yang akan diikuti serta rencana konsep yang akan dilakukan bila diterima dalam prorgam ini. Termasuk juga makna program ini bagi anda. Contoh:

  1. Kebutuhan terhadap program dan alasannya

Saya menyadari berbagai kekurangan dalam diri saya, dimana ekonomi keluarga yang kurang mampu, ayah saya sakit sehingga ibu yang menjadi tulang punggung keluarga. Disisi lain bagi saya sendiri jarak dari …………..(tempat) yang cukup jauh, jika seandainya saya harus kuliah secara offline, serta berbagai permasalahan lainnya. Namun itu, adalah sebuah tantangan bagi saya, untuk menyakinkan keluarga bahwa tujuan utama saya adalah untuk menuntut ilmu. Alhamdulillah saya berhasil menyakinkan mereka dengan harapan terbesar saya adalah mendapatkan beasiswa. Adanya informasi beasiswa dari Universitas Teuku Umar ini menjadi cahaya harapan bagi saya, serta menjadi jalan bagi saya untuk berjuang bahwa masih ada harapan.

Cara selanjutnya adalah menceritakan kemampuan atau perjuangan yang akan ditempun untuk dapat mengikuti program tersebut. contoh:

  1. Bekal dan perjuangan yang akan ditempuh

Berbekal informasi beasiswa dalam bentuk KIP kuliah tersebut, saya menyakinkan keluarga saya dan menyakinkan diri saya bahwa menuntut ilmu di …………….(tempat) menjadi tujuan saya. Dengan kuliah nantinya di universitas tersebut saya yakin dapat mengembangkan diri, menggali potensi, dan menjadi SDM yang mandiri dan enterpreuner di masa depan.

Terakhir bahwa perlu dibuat sebutkan sebuah harapan dan penegasan kepada pihak pelaksana, institusi, universitas atau perusahaan yang ditujuan, bahwa dengan program tersebut sangat tergantung dan memiliki harapan besar menjadi apa dan bagaimana ke depannya. Tidak luput juga salam penutup yang menjadi akhir dari motivation letter tersebut. contoh:

6. Harapan dan penegasan akhir serta salam penutup

Harapan saya ke depannya bahwa saya yang jauh dari ……………(tempat, alamat anda) bisa mendapatkan beasiswa, Saya yakin dapat memanfaatkan beasiswa ini sebaik-baiknya demi pengembangan diri dan bangsa. Melalui beasiswa KIP Kuliah ini saya bisa melanjutkan pendidikan saya ke jenjang S1 Ilmu Komunikasi sehingga meraih gelar sarjana komunikasi………………….. (menceritakan capaian yang akan dilaksanakan) dari (nama insitusi, universitas atau perusahaan) sehingga dapat membanggakan bagi agama, nusa, bangsa serta keluarga.

Demikianlah surat motivasi ini saya buat. Terima kasih atas perhatian Anda.

Alaan Naginjang (kota), ………………2022 (tahun)

Hormat saya,

Murmaruttung

Demikianlah penjelasan cara membuat motivation letter kali ini, biasanya ditulis di kertas A4, Letter, HVS dengan tulisan tangan, atau diketik lebih baik. Tergantung dari syara pemberi program tersebut. Jika ada pertanyaan dan kritik saran sampaikan saja di kolom komentar di bawah.