Apa yang Disebut Media Sosial

Memahami Media Sosial

Postingan kali ini memang kita fokus pada media sosial, karena pentinnya literasi media saat ini maka penulis berinisiatif untuk membahas tentang media sosial. Kita saat ini tidak terlepas dari media sosial dalam keseharian kita, karena media sosial itu adalah tempat berbagai bentuk interaksi sosial secara daring saat ini. Mungkin jika disebut media sosial pastinya pikiran kita terfokus pada facebook, twitter, intagram, dan sebagainya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, media sosial adalah laman atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan berbagi isi atau terlibat dalam jaringan sosial.

Seorang pakar dari New Zeeland, Gohar F. Khan dalam bukunya Models for Social Media-Based Governments menyatakan secara gamblang disebutkan bahwa media sosial adalah sebuah platform di internet dimana platform ini mudah digunakan sehingga para user dapat membuat dan berbagi konten (baik berupa informasi, opini, dan minat) dengan muatan pesan-pesan yang beragam seperti Informatif, Edukatif, Sindiran, Kritik dan sebagainya) kepada publik atau komunitas tertentu. Jadi, media sosial mempunyai efek berantai sehingga proses transmisi yang terjadi tidak berhenti pada satu audiens pokok saja (multiplier effect).

Ada banyak sekali pengertian media sosial yang dapat dengan mudah kita temui di internet. Namun jika ditelaah lebih lanjut, sebenarnya kita dapat menemukan beberapa karakteristik umum yang harus dimiliki oleh sebuah platform untuk dikategorikan menjadi platform media sosial.

Karakteristik Media Sosial

Perlu juga kami jelaskan bahwa karakteristik sosial media itu untuk dijelaskan lebih lanjut, dimana jika kita mengetahui karakteristik sosial media ini seperti apa dan bagaimana sebaiknya menggunakan atau memanfaatkan ini. Hal yang utama yang harus dimiliki sebuah platform media sosial antara lain:

Media sosial itu basisnya pengguna atau user

Sebelum adanya era sosial media, pesan-pesan yang disampaikan di media itu adalah komunikasi satu arah, seperti halnya radio, televisi dan siaran lainnya. Sekarang, pesan-pesan itu dapat disebarkan melalui genggaman tangan di media sosial dimana kendali pesan itu tergantung user dan dapat dikontrol pesan tersebut seperti apa bentuknya.

Interaktif dengan sesama pengguna

Dalam setiap platform media sosial yang populer saat ini, sebut saja facebook, whatsApp, instagram dan sebagainya, ini memiliki style dan gaya masing-masing dalam memberikan layanan sosial media bagi user. Media sosial ini memungkinkan interaksi antar pengguna menjadi sangat penting dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Intensitas interaksi yang terjadi dalam sebuah konten akan dibahas dalam bagian indikator penilaian keberhasilan suatu konten.

Pengguna merupakan pembuat konten

Sebagai platform yang berbasis pengguna, layaknya sosial media ini adalah tempat kita untuk berekpresi, membangun brand images, berdakwah, menyampaikan pesan dan menjalin silaturrahmi. Cara yang paling umum adalah membuat konten agar bisa menjadi konten media sosial menjadi lebih menarik. Hanya saja, jenis konten (tulisan, gambar, video, atau audio) yang dapat dipasang di masing-masing platform memang berbeda-beda.

User bebas mengatur sendiri pengaturan akunnya

Pilihan pengaturan akun atau laman setiap pengguna yang disediakan oleh masing-masing platform memberikan kebebasan pada pengguna untuk menyesuaikan sendiri tampilan muka hingga fitur-fitur yang ingin ditampilkan. Kita bisa mengekplorasi berbagai fitur-fitur yang dimiliki sosial media, mulai dari keamanan dengan tingkat tertingginya adalah verifikasi dua langkah, sandi atau pasword, publik, atau privat, email, nomor handphone, ataun data-data yang dibutuhkan.

Bergantung pada hubungan antar user, grup, dan community

Membuat konten di sosial media pastinya memiliki tujuan dalam pembuatannya, diantaranya agar viral, ingin menggait pengikut, atau hanya sekedar update status. Tetapi lebih dari itu, akan membuat sisi pertemanan atau banyak hubungan yang terjalin antar pengguna sebuah platform media sosial, semakin besar pula kemungkinan interaksi yang akan terjadi, dan semakin banyak pula komunitas-komunitas yang terbentuk atas kesamaan minat yang dibagikan oleh masingmasing pengguna.

Masyarakat Indonesia sendiri terbilang cukup mudah beradaptasi dengan jenis-jenis media sosial yang baru. Namun berdasarkan laporan digital tahunan yang dikeluarkan oleh We Are Social dan Hootsuite pada Januari 2018, ada empat kanal media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, yaitu YouTube, Facebook, Instagram, dan Twitter.